Selasa, 31 Maret 2015

Salah Kaprah Mengkonsumsi Makanan

Mengkonsumsi makanan dalam jumlah banyak seperti daging,telur,susu dan lain lain tidak selamanya baik untuk kesehatan. Kita perlu mengetahui kandungan makanan dan pola konsumsinya dengan baik.



        i.            Kelebihan konsumsi daging dan telur





Fakta menunjukkan bahwa orang yang sehari-hari sering mengkonsumsi daging umumnya memilliki kamampuan ekonomi lebih. Daging merupakan salah satu sumber dari protein hewani yang dipercaya dapat menambah energi. Padahal,protein hewani justru akan membuat tubuh kehilangan sebagian besar energinya untuk melakukan pencernaan terhadap protein tersebut. Hal ini bisa terjadi karena protein yang berlebihan tidak akan dapat dicerna sepenuhnya dengan baik sehingga dapat menyebabkan pembusukan dalam usus dan menghasilkan racun. Kejadian ini membuat tubuh membutuhkan energi yang lebih untuk mengeluarkan racun tersebut. Penggunaan energi yang cukup besar dapat menghasilkan radikal bebas yang tidak sedikit. Radikal bebas inilah menjadi penyebab munculnya penyakit berat seperti penyakit jantung.
Protein hewani juga memiliki manfaat dalam membangun tubuh,khususnya bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Namun,berlebiha mengkonsumsi protein hewani juga mendatnagkan malalah seperti attention deficit / hiperactivity disorder (ADHD). Gejala anak dengan masalah ini ditandai dengan perilaku yang cenderung lekas marah (iritabilitas) dan sering gelisah. Kenapa demikian? Secara singkat,kelebihan konsumsi protein hewani dpat mengakibatkan defisiensi kalsium yang bisa menimbulkan gangguan sistem saraf,menyebabkan kegelisahan,dan iritabilitas.
Dengan adanya penjelasan diatas,bukan berarti mengkonsumsi protein hewani itu dilarang. Namun,porsi dan kuantitasnya saja yang harus diseimbangkan.
Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa jika seseorang tidak memakan daging maka otot-ototnya tidak akan tumbuh atau terbentuk. Tentu saja hal seperti ini juga tidak benar,karena jika kita sejenak menilik hewan herbivora seperti kuda dan rusa,hewan-hewan ini tidak memakan daging,tetapi memiliki otot yang kuat dan dpat membantu pekerjaan manusia.
Selain beberapa pemaparan diatas,terdapat juga beberapa alasan yang menguatkan bahwa asupan makanan yang tinggi protein hewani,dapat mengakibatkan masalah bagi kesehatan seperti timbulnya penyakit kanker. Dalam sel tubuh manusia terdapat deoxyribonucleic acid (DNA) yang berisi gambaran dari setiap bagian dalam tubuh dan fungsinya. Mengkonsumsi daging berlebihan dan produk lainnya yang mengandung racun dari pencernaan lemak ini dapat merusak DNA tersebut. Kondisi yang paling parah adalah jika sel-sel tersebut terinfeksi oleh virus maupun bakteri yang menjadikannya sel abnormal ( kanker ). Sel-sel kanker ini tentunya akan menjadi sel yang pasif kemudian menjalar ke bagian tubuh yang lain.

      ii.            Susu hasil pasteurisasi dan homogenisasi.






Banyak orang yang mengatakan bahwa susu merupakan sumber makanan yang sangat baik bagi tubuh. Bahkan,banyak iklan yang mengatakan,dengan minum susu tertentu seseorang akan terhindar dari osteoporosis atau pengeroposan tulang. Padahal,pada kenyataannya,kandungan susu yang beredar di pasaran saat ini ikut andil dalam menyebabkan terjadinya osteoporosis.
Memang betul,nutrisi didalam susu seperti protein,glukosa,lemak,kalsium juga vitamin dapat dianggap baik bagi sebagian orang. Menurut dr.Hiromi Shinya,susu adalah makanan yang paling sulit dicerna. Pada saat minum susu,tidak terjadi proses pengunyahan di dalam mulut. Akibatnya,sekitar 80% kasein dalam susu mengendap di lambung dan menyebabkan susah dicerna. Hal ini menjadi lebih prah lagi jika susu yang dikonsumsi termasuk dalam kategori susu homogenisasi.
Susu homogenisasi adalah susu yang telah diratakan kadar lemaknya dengan cara mengaduknya. Padahal,pada saat proses pengadukan itu berlangsung ada udara yang ikut masuk ke dalamnya sehingga lemak yang telah merata tersebut menjadi zat lemak yang teroksidasi. Kondisi ini dapat menghasilkan radikal bebas yang memberikan pengaruh buruk bagi tubuh dan mendatangkan penyakit.

Tabel 1. Cara Dasar Pasteurisasi Susu
Cara Pasteurisasi
Proses
Pasturisasi susu rendah berkelanjutan
Memanaskan susu hingga suhu 62,2-65ºC selama 30 menit.
Pasteurisasi suhu tinggi berkelanjutan
Memanaskan susu dengan suhu lebih dari 75ºC selama 15 menit.
Metode suhu tinggi waktu singkat
Memanaskan susu dengan suhu lebih dari 72ºC selama lebih dari 15 detik.
Pasteurisasi suhu tinggi dalam waktu singkat/UHT (Ultra High Temperature)
Memanaskan susu dalam suhu 120-130ºC selama 2 detik.

Selain susu homogenisasi,juga terdapat susu pateurisasi yang dipercaya dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bugar.
Pasteurisasi merupakan suatu perlakuan terhadap susu yang setelah melalui proses homogenisasi lalu diolah dalam suhu tinggi. Suhu tersebut dapat menghilangkan enzim yang terkandung dalam susu karena enzim sangat sensitif dan akan mulai hancur jika dipanaskan.
Banyak orang berpendapat bahwa meminum susu sapi yang segar akan membuat tubuh menjadi lebh sehat. Namun,hal tersebut juga belum sepenuhnya benar. Pada saat proses pemerahan susu terdapat berbagai bakteri yang juga ikut masuk didalamnya. Lantas,susu seperti apakah yang seharusnya kita konsumsi? Jawabannya simple,ASI. Alangkah lebih baiknya jika kita memenuhi kebutuhan susu ketika masih kecil dan menjaga tubuh selanjutnya dengan melakukan kebiasaan yang baik  dan pola hidup sehat. Kalaupun anda gemar minum susu,lebih baik mengkonsumsi susu yang masih fresh dan diolah dengan suhu rendah agar vitamin dan enzimnya tidak rusak.

    iii.            Yoghurt







Banyak orang dari berbagai usia menyukai yougurt meskipun rasanya asam. Youghurt dianggap makanan yang menyehatkan karena mengandung bakteri baik,yaitu Laktobacillus. Sebenarnya bakteri ini telah ada dalam tubuh manusia. Bagiaman jika bakteri ini bertambah karena mengkonsumsi youghurt?
Bagi orang sehat,konsumsi youghurt yang berlebihan akan memperburuk kondisi kesehatan usus besar. Salah satu tanda dari kondisi usus yang memburuk ini adalah bau kotoran dan gas yang sangat tajam. Oleh karena itu,dianjurkan untuk mengurangi konsumsi youghurt secara berlebihan,cukup 2 kali sehari.
Pada orang dewasa,enzim laktase yang bertugas menguraikan laktosa sudah mulai berkurang. Padahal,enzim ini diperlukan untuk menguraikan laktosa yang terdapat didalam youghurt. Dengan berkurangnya enzim laktase,laktosa yang berasal dari youghurt tidak semuanya dapat terserap. Akibatnya terjadi kesulitan pencernaan makanan dan diare ringan. Diare yang terjadi sangat ringan ini,sering dikatakan bahwa youghurt bermanfaat untuk mengatasi konstipasi (Kesulitan buang air besar).

    iv.            Konsumsi beras putih







Umumnya makanan pokok orang Indonesia adalah beras putih. Beras putih juga merupakan salah satu biji-bijian yang baik untuk dikonsumsi sehari-hari. Hanya saja,ada biji-bijian lain yang memiliki kualitas jauh lebih baik daripada beras putih. Salah satunya adalah beras cokelat.
Pada dasarnya,asal muasal dari beras cokelat dan beras putih sama saja. Bedanya,beras cokelat adalah kupasan dari gabah yang telah dibuang sekam berasnya,sedangkan beras putih merupakan hasil dari kupasan beras cokelat. Setelah biji beras dibuang sekamnya,beras itu disebut beras cokelat dengan kondisi masih mempunyai kulit ari dan mata beras. Apabila beras cokelat digiling lagi maka kulit ari dan mata beras akan hilang,dan jadilah beras putih.
Orang Indonesia memang lebih suka menyantap beras putih karena rasanya enak,empuk,juga warnanya yang terlihat lebih bersih. Berbeda dengan beras cokelat,selain sedikit sulit untuk ditanak,beras jenis ini juga tidak memiliki daya tarik dalam hal warna. Namun,beras cokelat memiliki kandungan nutrisi yang lebih banyak jika dibandingkan dengan beras putih.
Beras putih tidak memberikan manfaat yang baik bagi tubuh,kaarena beberapa nutrisi penting seperti lemak,vitamin,protein,serat makanan,serta zat besi dan fosfornya telah hilang bersama dengan hilangnya mata beras ketika digiling. Kondisi ini diperparah dengan jangka waktu penimbunan beras yang dapat menyebabkan terjadinya oksidasi beras,dan menghilankan kandungan nutrisi yang terdapat didalamnya.

      v.            Minyak goreng, margarin dan mentega.



Minyak goreng banyak dibuat dari biji-bijian dan tanaman misalnya kelapa sawit,minyak zaitun,minyak wijen,minyak biji kapas,minyak biji anggur,minyak jagung,minyak kedelai. Minyak yang diproduksi dari bahan alami ini sangat berguna bagi kesehatan jika dikonsumsi secara baik. Namun,minyak goreng dapat mengganggu kesehatan jika digunakan untuk menggoreng lebih dari sekali.
Pada zaman dahulu,orang-orang membuat minyak dengan cara traditional. Kelapa parut diproses menjadi santan yang kemudian dipanaskan untuk menguapkan air dan mengumpulkan bagian yang bukan minyak. Bagian ini disebut “blondo”. Blondo ini kemudian diperas untuk mengeluarkan sisa minyak. Cara ini kurang efektif dan efisien,tetapi minyak yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik untuk kesehatan.
Untuk produksi jumlah besar,produsen minyak goreng tidak menggunakan cara tradisional,tetapi menggunakan metode ekstraksi kimiawi. Ekstraksi  kimiawi merupakan sebuah metode pembuatan minyak dengan menambahkan larutan kimia kedalam bahan mentah minyak.
Proses ini menyebabkan timbulnya pemanasan dalam proses pembuatan minyak goreng. Kemudian campuran keruh antara larutan kimia dengan bahan baku mentah minyak disaring dengan cara memberikan tekanan dan suhu yang tinggi agar larutan kimia menguap. Dengan demikian,jumlah minyak yang terbuang akan berkurang dan minyak akan bertahan lebih lama. Namun,minyak yang dibuat dengan dengan cara ini justru akan menimbulkan bahaya tersendiri bagi tubuh karena lemak yang terkandung didalam minyak adalah asam lemak trans.
Asam lemak trans yang masuk kedalam tubuh manusia akan meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik. Kadar kolesterol dalam darah yang tinggi menyebabkan munculnya penyakit hipertensi,jantung koroner,dan kanker.
Selain minyak yang dibuat dari biji-bijian dan tumbuhan lain,juga terdapat minyak yang diekstrak dari sayuran seperti margarin. Margarin merupakan bahan makanan yang kata orang baik untuk kesehatan karena tidak mengandung kolesterol dan lebih baik dibandingkan mentega yang berasal dari lemak hewani.
Minyak sayur memang banyak mengandung asam lemak tak jenuh sedangkan minyak hewani mengandung asam lemak jenuh. Namun,dalam pembuatannnya margarin harus melalui proses hidrogenisasi yang mengubah kandungan asam lemak tak jenuh menjadi asam lemak jenuh. Selain itu,margarin juga dibuat melalui proses ekstraksi kimia yang mirip dengan proses pembuatan minyak. Hasilnya margarin pun mengandung asam lemak trans yang tidak baik untuk kesehatan.

# Terapi Enzim : dr. Adjy Suranto,Sp.A.
    Penebar Plus,Jakarta 2010